Segera Buang Jika Ada Tikar Seperti Ini Di Rumah Anda, Sebelum Menyesal Selamanya

Saat duduk di lantai, sudah seharusnya kita menggunakan alas, baik itu tikar maupun karpet agar hawa dingin lantai tidak menembus kulit. Saat sekarang ini, ada banyak jenis alas lantai yang tersedia di pasaran. Namun, anda juga harus bijak dalam memilih alas atau tikar agar tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

Tak dapat dipungkiri, ada banyak produk alas lantai yang ternyata tidak ramah lingkungan sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya adalah karpet plastik yang mempunyai corak dan gambar-gambar unik sebagaimana yang dilansir carasehat.com (02/10/2018).

Karpet jenis ini biasanya disukai anak-anak karena memiliki gambar yang menarik. Sayangnya justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak. Pasalnya, kandungan bahan kimia yang digunakan pada alas atau tikar tersebut bisa memicu kanker payudara dan menghambat pertumbuhan anak.

Seperti yang dilansir brilio.net (01/10/2018) Menurut hasil kajian ilmiah, bahan kimia yang digunakan dalam tikar tersebut dikenal dengan nama Phtthɑlɑte dɑn Bisphenol A (BPA), kedua bahan kimia tersebut sering dicampurkan dalam pembuatan tikar tersebut.

Campuran bahan kimia ini sebenarnya sudah diharamkan pemakaiannya di beberapa negara eropa karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Bahan kimia ini biasanya mengeluarkan bau yang menyengat. Bagi anda yang peduli dengan kesehatan jangka panjang, sebaiknya hentikan penggunaan karpet plastik berwarna ini.

Nah, itulah bahaya menggunakan karpet plastik berwarna seperti yang sudah dijelaskan di atas. Jika ada yang kurang jelas dalam penyampaian, silahkan ditanyakan melalui kolom komentar. Semoga artikel di atas bermanfaat, dan mohon maaf jika ada kesalahan terhadap penulisan

Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswi Ini Bunuh Diri Setelah Disuruh Jadi Pelacur Sama Gurunya, Karena Telat Bayar Iuran

Nekat Perk0sa Janda Cantik, Remaja Ini Burungnya Diremas Hingga Dia Tewas

Tak Kuat Layani Istri Minta 'Jatah' 10 Kali Sehari, Suami Lapor Polisi