Kisah Perjalanan Seorang Artis Hingga Sukses, Orangtua Cerai, Ibu Kerja Serabutan Dan Ngontrak Rumah Petak




Dulu tinggal di rumah petak, ibu kerja serabutan namun kini keduanya menjadi Diva Indonesia

Dikutip dari planet.merdeka.com 19/nov/2018. Hidup dan nasib memang selalu berputar seperti sebuah roda yang berjalan. Ada orang yang dulunya hidupnya jauh dari kata cukup kini ia jadi orang yang sukses dan berkelimpahan. 

Jangan pernah menganggap remeh seseorang yang mungkin saat ini terlihat kesusahan. Karena kita tak pernah tahu kehidupannya nanti seperti apa. Seperti yang dialami oleh dua kakak beradik ini yang sekarang sudah menjelma sebagai Diva Indonesia.

Kehidupan keduanya kini terkesan sangat mewah dan jauh dari kata kekurangan. Namun siapa sangka jika mereka dulu sempat mengalami jalan hidup yang penuh kerikil. Kisah hidup dua kakak beradik Yuni Shara dan Krisdayanti yang menjadi penyanyi ini terungkap dalam buku 'My Life, My Secret: Catatan Hati Krisdayanti' yang ditulis oleh Alberthiene Endah.

Terungkap dari buku 'My Life, My Secret: Catatan Hati Krisdayanti'


Buku tersebut sudah dirilis sejak 24 Juni 2009 yang lalu dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Tapi tetap menarik dijadikan pembelajaran generasi sekarang tentang kegigihan dan perjuangan hidup menghadapi segala tantangan berat. Jangan cepat menyerah! Dalam buku tersebut KD sapaan akrab Krisdayanti mengisahkan pengalaman hidupnya yang tak mudah untuk ia jalani saat itu. 

Dari buku itu, diketahui jika KD dan Yuni mulai hijrah ke Jarkata pada tahun 1984. Sebelumnya mereka menjalani masa kecil di Batu, Jawa Timur sebagai kota kelahiran dan asal mereka. Namun karena ayah dan ibunya bercerai, mereka memutuskan untuk pergi ke Jakarta.

Tak seperti bayangannya

Hidup di Jakarta ternyata tak semudah yang dibayangkan. Mereka harus tinggal di sebuah rumah petak yang ada di gang kecil, tepatnya di kawasan Pal Batu, Menteng Dalam Jakarta. Dan dari tempat itulah mereka mulai merajut mimpi.

Meski rumah mereka berada di gang yang sempit dan bahkan gang tersebut hanya bisa dilewati oleh satu orang dewasa. Terbayang betapa sempit dan sulitnya perjalanan yang harus mereka lalui untuk mencapai rumah kontrak mungil mereka.

Meski begitu, KD dan Yuni mau tak mau harus menikmati kehidupan mereka tersebut dalam waktu yang cukup lama. Apalagi ibundanya cerai sejak mereka masih anak-anak. Sang ibu akhirnya kerja serabutan sebagai pekerja salon dan pekerjaan rumahan lainnya. Untuk membuat betah tinggal di gang sempit itu, mereka menghias rumah petak tersebut agar semakin nyaman dan indah.

Rumah petak kontrakannya sangat sempit.

Dalam bukunya itu, KD mengatakan bahwa rumah yang mereka kontrak itu sangat sempit dan kecil. "Rumah itu begitu kecil, hanya ada tiga ruangan yang bersambungan di dalamnya. Ruang tamu sempit, ruang tidur sempit dan terakhir dapur yang merangkap kamar mandi dan sumur," kata KD tertulis dalam bukunya tersebut. 

Rumah ini lah yang menjadikan kedua kakak beradik ini bersemangat untuk menjalani hidup mereka. Dengat tekad kuat mereka berusaha menembus berbagai label rekaman. Dahulu untuk menjadi penyanyi memang tak semudah sekarang. 

Sosok penyanyi seperti Yuni dan KD ternyata keduanya pernah diusir dari label rekaman. Bahkan baru sampai di pagar dapur rekaman, mereka sudah mendapatkan penolakan.

Kini keduanya menjelma sebagai artis papan atas

Akhirnya setelah hampir 10 tahun perjuangannya di Ibu Kota KD mulai menampakkan kesuksesan. Pada tahun 1992, namanya mulai bersinar. 

Hal ini juga karena Krisdayanti menjuarai Asia Bagus yang digelar di Jepang. Di usianya yang masih muda yakni 17 tahun ia berhasil memukau para juri dengan suara emasnya. 

Perlahan kehidupan mereka pun mulai membaik seiring berkembangnya nama kakak beradik ini. Bahkan KD bisa mengalahkan kepopuleran Ruth Sahanaya yang merupakan idolanya dulu. 

Sejak era tahun 90-an hingga kini nama KD dan Yuni pun seolah tak pernah redup. Sehingga membuat dua kakak adik ini seperti tak kehabisan harta.

Hidup penuh kemewahan mereka ternyata harus dibayar dengan perjuangan hidup di gang tikus. Gang tersebut bahkan hanya bisa dilewati satu orang dewasa, ungkap KD pada buku curahan hatinya tersebut. Dengan rumah yang hanya tiga ruangan yang saling bersambung satu sama lain.

Setelah berbagai drama kehidupannya selesai, mereka mulai merasakan kebahagiaan dengan keluarga masing-masing. Kini KD bersama Raul Lemos dan kedua anak mereka yang sangat menggemaskan. 

Dan sang kakak Yuni juga bersama dua anaknya yang sudah beranjak remaja. Kehidupan mereka telah berubah drastis yang dulunya kekurangan kini mereka sudah lebih dari berkecukupan bahkan dipenuhi dengan kekayaan yang melimpah.


Sumber : Planet.merdeka.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswi Ini Bunuh Diri Setelah Disuruh Jadi Pelacur Sama Gurunya, Karena Telat Bayar Iuran

Nekat Perk0sa Janda Cantik, Remaja Ini Burungnya Diremas Hingga Dia Tewas

Tak Kuat Layani Istri Minta 'Jatah' 10 Kali Sehari, Suami Lapor Polisi